Showing posts with label Gossip. Show all posts
Showing posts with label Gossip. Show all posts

Friday, April 9, 2010

Perang Album Penyanyi Korea di Tahun 2010 Memanas


TAHUN  ini dunia musik Korea sedang dalam masa subur. Para penyanyi beramai-ramai merilis album baru. Para pengamat musik Korea mengatakan, tahun 2010 akan menjadi reinkarnasi tahun 2008, di mana dunia musik diramaikan penyanyi-penyanyi wanita seksi, seperti Lee Hyori, Son DamBi, dan BoA, juga penyanyi solo pria, seperti Rain dan Se7en.
Bagaimana dengan nasib boy band dan girl band yang dua tahun belakangan mendominasi dunia musik K-pop? Tentu masih eksis. Boy band lama seperti Big Bang, SS501, dan Epik High juga akan meluncurkan album baru. Grup-grup idola baru, seperti 2PM, BEAST, F.cus, 2NE1, Wonder Girls, ZE: A, dan After School juga akan meramaikan pasar.
Pertengahan awal tahun 2010 ini diwarnai dengan “perang” album grup SNSD, KARA, dan T-ara yang masing-masing meluncurkan album baru dalam waktu berdekatan.
SNSD yang tahun lalu mencuat lewat lagu “Gee” baru meluncurkan album kedua, Oh!, disusul KARA dengan album Lupin, dan T-ara dengan album Breaking Heart. Jangan lupakan juga para penyanyi lama yang menghilang karena menjalani wajib militer.
Tahun ini, mantan personel boy band H.O.T, Kangta, dan penyanyi solo dengan julukan Prince of Ballad, Sung Si Kyung, telah menyelesaikan wajib militernya dan segera kembali ke dapur rekaman, lho!
(riz/gur)
source : Bintang Indonesia

Lee Min Ho Ingin Dapat Pujian di Personal Taste

PARA Minoz (sebutan penggemar berat Lee Min Ho-red) pasti berbahagia, bisa kembali menyaksikan akting Lee Min Ho. Mulai 31 Maret lalu, serial terbaru yang dibintangi Lee Min Ho dan Son Ye Jin, Personal Taste, tayang di stasiun TV MBC Korea.
Sebelumnya, seperti yang biasa dilakukan setiap produksi serial drama, para kru dan pemain mengadakan acara jumpa pers dan ritual syukuran, dihadiri Lee Min Ho dan Son Ye Jin sebagai dua pemeran utama, aktor dan aktris pendukung seperti Kim Ji Suk dan Wang Ji Hye, CEO dari Yigim Production, penulis skenario Lee Sae In, dan segenap kru syuting.
Acara syukuran dilakukan di Yangju Cultural Village, di rumah bergaya tradisional Korea yang menjadi latar utama serial ini, sedangkan jumpa pers dilakukan pada 25 Maret di Grand Hyatt.
Sebagai bintang utama yang namanya hangat diperbincangkan setelah kesuksesannya memerankan tokoh Goo Jun Pyo di serial Boys Before Flowers (BBF), Lee Min Ho tentu mendapat porsi sorotan publik paling banyak.
Harapan para penonton terhadap aktingnya tinggi. Dalam jumpa pers, aktor jangkung yang pernah Bintang temui di Singapura ini merasakan tekanan yang cukup besar.
“Saya sempat kesulitan memainkan karakter di drama ini. Saya merasakan tekanan karena saya ingin mendapatkan pujian atas akting yang baik dari penonton,” akunya.
Seperti apa karakter yang diperankan Lee Min Ho di Personal Taste? “Dia arsitek yang sangat kompeten dan saat harus bekerja ia sangat perfeksionis, saking perfeksionisnya ia sering disangka seorang yang dingin. Dia tak ingin diganggu atau mengganggu orang lain,” jelas Lee Min Ho.
Seperti yang pernah kami ulas, Lee Min Ho bermain sebagai Jeon Jin Ho, pemuda yang mengaku gay demi mendapatkan izin tinggal di rumah idamannya yang tak lain milik Park Gae In (Son Ye Jin).
Jin Ho yang telanjur jatuh cinta pada rumah Gae In yang unik terpaksa mengaku gay, karena Gae In yang pernah disakiti mantan kekasihnya trauma dengan pria normal. Keduanya akhirnya tinggal dalam satu rumah dan dari situ muncul kejadian-kejadian kocak.
Ada sedikit kemiripan antara karakter Jeon Jin Ho dan Goo Jun Pyo, namun Lee Min Ho tak terlalu memedulikan kesamaan itu. Lebih penting baginya berkonsentrasi memainkan karakter sesuai keinginan skenario.
“Benar, dua karakter ini memiliki persamaan, tapi saya tak terlalu memperdulikan bagaimana caranya membedakan karakter ini dengan Goo Jun Pyo. Saya lebih memilih berkonsentrasi membuat karakternya sesuai dengan yang ada di skenario. Jika harus membandingkan dengan Goo Jun Pyo, Jeon Jin Ho seorang pria dewasa dan penuh pemikiran yang memiliki kebanggaan pada pekerjaannya,” kata Lee Min Ho.
Setelah sukses melejitkan BBF, Lee Min Ho tak seperti Kim Bum yang langsung menyambung aktingnya ke drama-drama baru. Brand ambassador produk kecantikan Etude House ini butuh waktu setahun sebelum berkiprah di drama baru. Toh selama setahun itu artis kelahiran 22 Juni 1987 ini tak benar-benar beristirahat.
“Saya memiliki jadwal padat di rumah dan di luar negeri setelah drama Boys Before Flowers, jadi sebenarnya saya hanya istirahat selama tiga bulan. Selama istirahat, saya memikirkan dengan serius bagaimana caranya membuat comeback drama yang sesuai dengan imej. Pada akhirnya, saya memutuskan bermain di drama yang menyenangkan, dan memilih Personal Taste sebagai drama terbaru saya,” akunya.
Berhubung sebelumnya ia main di drama yang sukses luar biasa dan memberikan pengaruh cukup besar pada dunia hiburan, kali ini ia berharap serialnya tak kalah berhasil. Paling tidak, perolehan ratingnya memuaskan.
Mampukah Personal Taste menyaingi perolehan rating drama-drama yang sedang populer di Korea seperti Cinderella’s Stepsister di stasiun KBS atau Prosecutor Princess milik SBS yang saat ini mendominasi perolehan rating?
Meski tak ingin banyak mengumbar janji, Lee Min Ho tak memungkiri, ia ingin serial barunya ini mendapat rating bagus.
“Sejujurnya, saya tak bisa terlalu banyak memikirkan soal kompetitor lain karena saya hanya konsentrasi untuk memainkan peran saya di drama. Tapi pasti akan menyenangkan jika rating episode pertamanya 18 persen, lalu meningkat satu persen setiap episode. Jika begitu, rating episode terakhirnya akan sekitar 34 persen, karena drama kami memiliki total 16 episode,” pungkasnya.
(riz/gur)
source : Bintang Indonesia

Sunday, April 4, 2010

Jumong Pindah Jam Tayang, Siap-siap Nonton My Fair Lady


DUA pekan sudah serial drama Jumong Prince of Legend ditayangkan Indosiar. Kalau drama kontemporer seperti BBF banyak ditonton kalangan ABG, serial sejarah semacam ini punya pangsa pasar tersendiri.
Di Korea, serial ini tercatat sebagai salah satu serial terbaik sepanjang masa. Perolehan ratingnya spektakuler, dampak bagi para pemainnya juga luar biasa. Jumlah episode yang panjang bahkan tak sanggup membuat alur cerita makin lemah dan ditinggalkan penonton yang kelelahan.
Di Indonesia, penayangan Jumong setelah drama Queen Seon Deok cukup menarik minat pecinta drama Korea, terutama penyuka genre sejarah. Karena itu pula Bintang mengulas Jumong panjang lebar saat akan ditayangkan Indosiar.
Sayang, begitu menyaksikan penayangan Jumong di televisi, ada sesuatu yang mengganjal. Bukan ceritanya yang kurang menarik atau pemainnya yang kurang cantik dan ganteng, tapi penyulihan suaranya kedengaran aneh.
Beberapa tokoh terdengar menggunakan dialek dan memakai kosakata bahasa Melayu, bukan bahasa Indonesia seperti biasanya. Dan kami tak sendirian, pembaca Bintang yang juga penggemar setia serial Korea banyak yang melayangkan surat berisi keluhan atas hal ini.
Pihak Humas Indosiar yang diwakili Gufron Syakaril tak menampik dialek Melayu yang diucapkan para pengisi suara Jumong. Ia menjelaskan, Indosiar sengaja menggunakan dialek Melayu dan dengan bahasa Indonesia baku pada dubbing serial Jumong, mengingat kisah Jumong terjadi ribuan tahun lalu.
“Dubbing Jumong yang kami tayangkan sedikit menggunakan dialek Melayu, tapi bahasanya masih bisa dimengerti penonton, kok. Enggak semua bahasanya benar-benar Melayu seperti Makcik atau Pakcik, gitu kan? Dubbing dengan dialek Melayu kami lakukan untuk menyesuaikan dengan kondisi zaman saat cerita berlangsung, yakni di kerajaan Korea ribuan tahun lalu,” jelas Gufron.
“Ini baru kali pertama kami lakukan, sebenarnya supaya ada perbedaan saja dengan serial modern yang kami tayangkan. Kalau serial BBF atau Brilliant Legacy, kan ceritanya di zaman modern, jadi dubbing-nya pun bahasa modern. Kami mencoba model baru di serial Jumong, dengan memakai bahasa yang lebih tua, sesuai latar ceritanya,” imbuh Gufron.
Tak hanya itu, penyesuaian juga dilakukan Indosiar juga pada jam tayang. Menyadari tipe serial seperti Jumong adalah konsumsi penonton dewasa dari kelas pekerja atau mahasiswa, mulai minggu ini Indosiar akan memindahkan jam tayang Jumong menjadi malam hari. “Hal ini kami lakukan untuk mengakomodasi yang kebanyakan masih bekerja di sore hari,” beri tahunya.
Bukan berarti Anda tak bisa menyaksikan serial Korea lagi di sore hari. Kami punya bocoran menarik dari Indosiar. Untuk sementara ini, jam tayang Jumong pada sore hari akan diisi dengan tayangan rerun serial Brilliant Legacy sambil mempersiapkan serial Korea terbaru yang bakal menyusul tayang, My Fair Lady!
“Saat ini kami sedang mempersiapkan serial My Fair Lady yang sedang dalam proses dubbing. Kali ini kami akan kembali memakai dubbing dengan bahasa Indonesia modern, kok,” kata Gufron. Wah, bakal meriah nih!
source : bintang Indonesia

Produk Mewah dan Artis Ngetop Seliweran di Style

SESUAI judulnya, Style adalah drama yang penuh dengan gaya. Tidak hanya pakaian dan gaya berbusana para personel redaksi Style, tapi latar dan properti yang sangat fashionable dan modern.

Selain pakaian, model rambut, aksesori yang menarik, drama ini juga digarap dengan menonjolkan properti yang mendukung kesan fashionable.

Model rumah, bentuk ruang kantor redaksi Style yang modern dan minimalis, ditambah mobil-mobil sport memperkuat kesan elegan dan modis.

Style terasa makin mewah dengan kehadiran artis-artis ngetop Korea sebagai cameo.

Setelah kemunculan model Jessica Gomez di episode pertama, selanjutnya artis seperti personel 2NE1, Kang Ji Hwan, Bada, Cha Ye Ryun, 2PM, FT Island, hingga komedian Hong Rok Gi dan desainer Lee Sang Bong seliweran di beberapa episode Style.

“Ini pertama kalinya saya muncul di drama. Sangat membuat bersemangat dan menyenangkan,” aku Jessica, supermodel Korea yang bikin iri para Minoz karena kemunculannya di iklan Cash Beer bersama Lee Min Ho.

Di episode pertama, Park Ki Ja mengendarai mobil sport berjenis Maserati Quattroporte S yang harganya diperkirakan mencapai 130.000 dollar AS (sekitar 1,2 miliar rupiah).

Sementara itu, tokoh koki makrobiotik, Seo Woo Jin muncul dengan mobil sport Maserati Gran Turismo S seharga 140.000 dollar AS (senilai 1,3 miliar rupiah).

Di episode ke-8, mobil sport Park Ki Ja berganti dengan Ferrari California terbaru seharga 200.000 dollar AS (sekitar 1,9 miliar rupiah).

Dalam cerita, mobil tersebut diberikan Myeong Hee, sebagai hadiah untuk menjaga loyalitas Park Ki Ja terhadapnya.

Hmm, hadiah yang spektakuler, ya? Tapi sebenarnya mobil Ferrari ini “titipan” sponsor.

Perwakilan importir resmi Ferrari dan Maserati Korea mengatakan: “Kami menyetujui sponsorship ini karena kami percaya Ferrari California memiliki imej powerful dan mewah yang sesuai dengan imej high-class drama ini dan Kim Hye Soo”.

(riz/gur)
source : bintang Indonesia

Friday, February 26, 2010

STYLE : Pengganti Sinema Brilliant Legacy di Indosiar


Indosiar kembali menayangkan drama korea berjudul STYLE,,,,,,

Drama ini ditayangkan mulai 24 februari jam 15.00 untuk menggantikan drama Briliant Legacy yang mulai memasuki episode" akhir.

Drama yang mempunyai latar belakang fashion ini telah ditayangkan di korea (SBS) pada 1 agustus 2009 s/d 20 september 2009 terdiri dari 16 episode.

Title: 스타일 / Style
Chinese Title : 风格
Genre: Romance
Episodes: 16
Broadcast Network: SBS
Broadcast period: 2009-Aug-01 to 2009-Sep-20
Air time: Saturday & Sunday 21:45
Synopsis
Lee Seo Jung has recently joined a fashion magazine company called Style. Her boss, Editor Park, is loathed by her employees because of her bad temper. As Seo Jung is trying to climb the ranks of this company, she realizes that the fashion world is not a pretty place. Romance, backstabbing, competition, and lies all come along with the territory. However, she meets Seo Woo Jin who helps her during this tough time.

Cast
Ryu Shi Won as Seo Woo Jin
Lee Ji Ah as Lee Seo Jung
Kim Hye Soo as Park Ki Ja
Lee Yong Woo as Kim Min Joon
Extended Cast
Nah Young Hee as Son Myung Hee

Chae Gook Hee as Kim Ji Won
Shin Jung Geun as So Byung Suk
Han Chae Ah as Cha Ji Sun
Kim Ga Eun as Wang Mi Hye
Park Ji Il as Lee Suk Chang
Kim Shi Hyang as Hwang Bo Kap Joo
Kim Gyu Jin as Nam Bong Woo
Hong Ji Min as Oh Yoo Na
Han Seung Hoon as Kwak Jae Suk
Hwang Hyo Eun as Lee In Ja
Kim Hak Jin as Shim Gyun
Kim In Tae as (Myung Hee & Woo Jin’s father)
Park Soon Chun as (Seo Jung’s mother)
Kim Yong Rim as Lee Bang Ja
Cameos
Jessica Gomes as herself (ep1)
Kang Ji Hwan as himself (ep6)
Cha Ye Ryun as herself (ep6)
Bada as herself (ep6)
Lee Hong Ki as himself (ep6)
Lee Jae Jin as himself (ep6)
Choi Min Hwan as himself (ep6)
Sandara Park as herself (ep6)
2NE1 as themselves (ep6)
2PM as themselves (ep6)
Park Sol Mi as Choi Ae Young (ep7 & 8)
Seo In Young as designer (ep11 & 12)
Byun Jung Soo

Penayangan di Indonesia Berakhir, Demam 'Briliant Legacy' di Dunia Justru Baru Dimulai

MESKI di Indonesia sudah habis masa tayangnya, demam Briliant Legacy (BL) di seluruh dunia justru baru dimulai. Di Jepang misalnya, BL baru akan tayang 2 Maret nanti. Gosipnya serial yang juga memakai judul Shining Inheritance ini akan menyusul ditayangkan di 81 negara dari berbagai belahan dunia mulai Afrika, Oseania, Amerika Selatan, Amerika Utara, Eropa, dan Timur tengah. Pemirsa televisi Indonesia termasuk beruntung sudah bisa menyaksikan drama ini sejak empat pekan lalu di Indosiar.
Kami pernah menyebut BL drama dengan tema universal yang bisa dinikmati segala usia; cinta, harta, dan keluarga. Bagi penonton ABG, drama percintaan romantis sudah jadi makanan sehari-hari.
Tak heran kalau yang menonton anak-anak remaja. Tapi drama dengan perolehan rating puncak 47,1% (di Korea) ini juga punya daya tarik bagi penonton dewasa. Kemunculan tokoh nenek Jang yang memiliki kemampuan mengendalikan kehidupan orang-orang sekitarnya dengan kekuatan ekonominya, membuat drama ini memiliki nuansa berbeda.
“Yang menurut saya spesial, drama ini menunjukkan kekuatan orang tua, melalui karakter Jang. Di usianya yang sudah lanjut ia menunjukkan kemampuanya dalam membuat keputusan juga kemapanannya secara ekonomi,” kata Na Kyung-jin, wanita 50 tahun yang mengaku penonton setia drama tayangan stasiun TV SBS ini.
“Dan juga, drama ini menunjukkan, hanya orang-orang yang benar-benar mampu yang bisa mewarisi harta, bukan hanya karena dia seorang anggota keluarga kaya-raya. Selain itu ada juga kisah percintaan romantis antara gadis cantik dan pria tampan, yang menjadi bonus untuk seluruh penonton. Mengingat faktor ini, saya pikir ini drama yang bisa ditonton pria dan wanita dari segala usia,” imbuh Kyung-jin.
Jangan lupakan penonton pria yang biasanya paling malas bersentuhan dengan drama Korea yang imejnya menye-menye atau cewek banget. Tapi BL yang kisahnya universal ternyata bisa menjadi tontonan menarik pula bagi kaum Adam yang jumlahnya tak sedikit. “Biasanya saya bukan penggemar serial drama percintaan, tapi saya menonton drama ini secara teratur. Saya menemukan sesuatu yang berbeda,” kata Kim Tae-il, penonotn pria yang usianya memasuki paruh abad.
“Kisah ini mengangkat isu soal harta warisan yang menyertakan anggota keluarga, yang menurut saya ide baru dan menarik. Drama ini juga menyentuh berbagai isu sosial, termasuk hubungan keluarga, memberikan penonton kesempatan untuk ikut memikirkan isu ini dalam hidupnya,” pungkas Kim. Terjawab sudah, misteri di balik tingginya rating BL di Korea!
Dalam polling yang  digagas sebuah situs di Korea pengujung tahun lalu, BL berada di peringkat 4 drama favorit tahun 2009, di bawah You’re Beautiful, Boys Before Flowers, dan Citty Hall.  “Kisahnya membuat orang ketagihan, alur ceritanya cepat dan ada kisah cinta romantis,” sebut seorang peserta polling.
Jeong Deok Hyeon, seorang pengamat budaya pop lokal Korea mengatakan, BL memiliki pesan moral yang bisa diterima publik. “Brilliant Legacy membuktikan, drama dengan pesan moral akan memenangkan hati dan pikiran publik,” ulasnya. Bagaimana kalau kami tambahkan, BL penuh kejutan dan karakternya unik?
Jangankan penonton, pertama kali membaca skenario, pemeran Eun Seong, Han Hyo Joo bilang sempat terkejut. “Saya terkejut membaca di naskah, Eun Seong setuju menerima harta warisan dari nenek tua. Saya sempat bingung. Saya bertanya pada diri sendiri, apakah boleh menerima uang sebanyak itu dari orang lain?” urainya.
(riz/gur)
source : Bintang Indonesia

Poster Personal Taste Bikin Fans Lee Min-Ho 'Gerah'

Drama teranyar Lee Min-ho yang bertajuk Personal Taste ini memang telah ditunggu-tunggu para fans aktor ganteng Korea itu. Tidak heran foto promo yang dikeluarkan stasiun MBC yang memproduksi drama tersebut disambut dengan antusias oleh fans Lee Min-ho yang sebagian besar kaum hawa.

Namun foto promo itu juga membuat beberapa dari fans itu menjadi gerah. Lantaran foto tersebut menampilkan aktris lawan main Lee Min-ho dalam Personal Taste, yaitu Son Ye-jin yang dianggap agak ketuaan bila disandingkan dengan aktor tersebut yang memang lebih muda beberapa tahun dari aktris tersebut. Walaupun ada yang berkomentar bahwa Son Ye-jin kali ini tampil lebih 'muda' dari biasanya.

Sebenarnya novel asli yang menjadi adaptasi drama tersebut itu menceritakan tokoh Jeon Jin-ho (karakter yang diperankan Lee Min-ho itu) adalah pria yang lebih tua dari karakter Park Kae-in (yang diperankan Son Ye-jin). Belum diketahui bagaimana drama televisi itu menyajikan perbedaan usia antara Lee Min-ho yang baru berusia 22 tahun dengan Son Ye-jin yang kini menginjak usia 28 tahun.

Sekadar mengingatkan, drama ini mengisahkan Park Kae-in (Son Ye-jin) tidak percaya lagi pada pria normal (heteroseksual) lantaran berulangkali tersakiti. Tidak heran jika ia kemudian mendambakan pria gay yang bisa menjadi sahabat karib dan sekamar dengannya. Kae-in menganggap pria gay bisa mengisi hidupnya tanpa melibatkan nafsu atau cinta antara pria dan wanita.

Nah, Jeon Jin-ho yang sebenarnya pria normal ternyata oleh keadaan mengaku pria gay itu pun menjadi teman sekamar Kae-in. Masalahnya Jin-ho jadi kelimpungan karena ia jatuh cinta kepada Kae-in yang tidak menyadari pria muda tersebut adalah pria normal, bukan gay seperti anggapannya. Drama komedi romantis Personal Taste ini akan mulai tayang perdana pada 31 Maret 2010 mendatang.
source : Indosiar.com